Minggu, Juli 14, 2024
BerandaBeritaLayanan Kesehatan untuk Penyandang Disabilitas: Bakti Kesehatan Polres Tarakan

Layanan Kesehatan untuk Penyandang Disabilitas: Bakti Kesehatan Polres Tarakan

TARAKAN, – Polres Tarakan, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Tarakan mengadakan kegiatan Bakti Kesehatan yang ditujukan untuk pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Juni 2024, mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai, bertempat di SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri Tarakan.
Kegiatan ini dihadiri oleh personel Sidokkes Polres Tarakan bersama para guru dan siswa-siswi SLB Negeri Tarakan.
Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar, S.I.K., S.H, melalui Kasidokkes Polres Tarakan, PENDA TK I apt. Devi Dewinta Sari, S.Farm. menjelaskan bahwa “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas serta mendukung gerakan sekolah sehat di SLB Negeri Tarakan. Dengan adanya penyuluhan dan pemberian bantuan, diharapkan para siswa dapat lebih termotivasi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.” Jelasnya
“Dalam kegiatan Bakti Kesehatan ini ada Beberapa kegiatan yang dilakukan seperti, Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, Peragaan 6 Langkah Cuci Tangan Tepat Demonstrasi mengenai cara mencuci tangan yang benar untuk mencegah penyebaran penyakit,”ujar devi
Selain itu pada kesempatan ini tim dokes polres tarakan juga mengajak anak-anak untuk bermain Game, Aktivitas permainan yang melibatkan siswa-siswi untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan edukatif.
Tak hanya itu, pada bakti kesehatan Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78 juga melakukan Penyerahan Bantuan berupa 1 unit kursi roda dan 2 tempat air minum sebagai penunjang gerakan sekolah sehat yang diterapkan oleh SLB Negeri Tarakan.” Tambahnya
Kegiatan ini dihadiri oleh 250 siswa-siswi SLB Negeri Tarakan yang terdiri dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA. Siswa-siswi tersebut memiliki berbagai jenis disabilitas seperti tunarungu, tunawicara, tunagrahita, tunadaksa, autis, dan tunaganda.


Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari semua pihak yang terlibat. Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. (HumasResTrk)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments