Kamis, Februari 29, 2024
BerandaBeritaPada giat jumat curhat, Kapolres Tarakan tegaskan, Netralitas Polri dan TNI...

Pada giat jumat curhat, Kapolres Tarakan tegaskan, Netralitas Polri dan TNI Terjamin, Siap Amankan Pemilu 2024.

TARAKAN – Polres Tarakan, Pada hari Jumat, tanggal 9 Februari 2024, pukul 09.00 Wita,bertempat di rumah Ketua RT 6, Ibu Kartini di Jalan Gunung Sepuluh, Kelurahan Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan kegiatan rutin Jumat Curhat Kapolres Tarakan bersama elemen masyarakat Kota Tarakan kembi dilaksanakan.
Kegiatan rutin ini merupakan upaya dari kapolres tarakan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat mendegarkan langsung penyampaian keluhan masyarakat terhadap polri serta keluhan terkait situasi kamtibmas ataupun keluhan lain yang dirasa mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.
Pada kesempatan kali ini masyarakat tak hanya menyampaikan curhatannya namun juga memberikan apresiasi dengan lugas, seperti yang disampaikan oleh, Bapak Bismar, ia apresiasi atas penanganan kemacetan di depan Sekolah Ulul Albab yang telah berhasil dilakukan dengan membersikan pohon yang dapat menghambat arus lalulintas, sehingga arus lalu lintas kini lancer selain pak bismar apresiasi lain juga di sampaikan oleh Bapak Wasis, ia mengapresiasi terhadap kinerja Polri dan berharap mereka tetap aktif dalam menjaga keamanan masyarakat.
Adapun hal-hal yang menjadi curhatan masyarakat pada giat jumat curhat kali ini diantaranya,
Bapak Tamrin menyoroti masalah ugal-ugalan anak-anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor tanpa SIM di Kampung Empat. Ia meminta polisi untuk melakukan razia secara rutin.
Bapak Musianto menanyakan peran Polri dan TNI dalam Pemilu 2024, serta meminta pembinaan kamtibmas terkait pendirian Pos Kamling di wilayahnya.
Masyarakat RT 6 mempertanyakan tindakan terkait penggunaan motor listrik oleh anak-anak di bawah umur, serta tilang ETLE yang diterima oleh pemilik kendaraan yang sudah menjualnya.
Lurah Kampung Empat meminta saran terkait perbedaan pilihan politik di masyarakat jelang Pemilu.
Menanggapi curhatan tersebut Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P. Siregar, S.H.,S.I.K menyampaikan, bahwa patroli Patmor Polres Tarakan telah ditingkatkan dan masyarakat diminta untuk berkomunikasi aktif terkait kegiatan tersebut.
“Patroli yang dilakukan oleh Patmor Polres Tarakan sudah kami lakukan dan sejak awal saya menjabat saya perintahkan untuk eskalasi patroli 3 kali lipat lagi dilakukan dari sebelumnya. Kami juga mengharapkan masyarakat untuk bisa melaporkan kepada kami untuk selalu berkomunikasi dengan kami perihal lokasi – lokasi yang rawan atau sering dijadikan tempat berkumpul anak muda, agar Tim Patroli Patmor bisa langsung datang ke lokasi.” Jelas kapolres tarakan.
Terkait netralitas Polri dan TNI dalam Pemilu, jaminan diberikan bahwa mereka akan netral dan siap mengamankan jalannya Pemilu.
“terkait netralitas TNI / Polri di Pemilu 2024, kami tegaskan disini bahwa kami Netral dalam Pemilu 2024. Bahwa tugas kami adalah mengamankan penyelenggaraan Pemilu atau Pesta Demokrasi agar bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar.”tegas Kapolres Tarakan
Ia juga menambahkan “Polri dan TNI tidak ada berpihak kepada salah satu paslon manapun, kami pastikan bahwa akan menjaga Netralitas ini dan saya harap apabila masyarakat mengetahui atau mendapati adanya oknum Polri yang berpihak kepada salah satu paslon tertentu untuk melaporkan kepada saya melalui nomor handphone saya agar bisa kami proses.” Ungakpnya
Terkait motor listrik untuk saat ini kami sedang memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat bahwa motor listrik tidak boleh digunakan di Jalan Raya Besar dan hanya menggunakan jalur sepeda. Mulai bulan depan kami akan melakukan penindakan kepada pengguna motor listrik yang melanggar aturan dan pengendara dibawah umur, “beber Kapolres Tarakan.
Soal biaya pembuatan SIM, dijelaskan bahwa biaya tersebut adalah PNBP dan jika ada pungli, masyarakat diminta untuk melaporkan.
“perihal pembuatan SIM disini saya jelaskan bahwa memang menggunakan biaya yaitu biaya untuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang mana masuk ke Negara bukan Kepolisian dan juga dalam pembuatan SIM memerlukan surat kesehatan yang menggunakan biaya. Saya himbau kepada masyarakat apabila ada oknum Polisi yang memintai sejumlah uang dalam pembuatan SIM agar melaporkan langsung kepada saya, karena saya sudah menegaskan kepada anngota saya bahwa tidak ada calok atau anggota yang melakukan pungli dalam pembuatan SIM.” Imbau Kapolres Tarakan.
terkait perbedaan pilihan politik di masyarakat jelang Pemilu, Pria berpangkat melati dua ini menyampaikan Pesannya, “kepada masyarakat menjelang Pemilu ini untuk bisa saling menjaga situasi kamtibmas dan perihal beda pilihan saya harap masyarakat bisa bersama – sama menjaga situasi yang aman, lancar dan damai menjelang dan setelah Pemilu Pesta Demokrasi.” Pesanya.
Ia juga meminta kerja sama masyarakat untuk sama sama mencegah money politics, “Masyarakat diminta untuk melaporkan kecurangan atau money politics yang terjadi menjelang Pemilu.”(HumasResTrk).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments