Minggu, Juli 14, 2024
BerandaBeritaKapolres Tarakan bersama jajaran kembali laksanakan diskusi bersama masyarakat pada giat minggu...

Kapolres Tarakan bersama jajaran kembali laksanakan diskusi bersama masyarakat pada giat minggu kasih.

TARAKAN, Polres Tarakan – Polda Kaltara, untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat untuk dicarikan solusinya agar masyarakat selalu merasa aman dan nyaman menjelang pelaksaan Pemilu serentak tahun 2024 yang semakin dekat.
Pada hari Minggu tanggal 03 Desember 2023, pukul 12.00 WITA, Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Tarakan yang berlokasi di Jl. Mulawarman Gang Rukun Kel. Karang Anyar Pantai, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan, menjadi lokasi kegiatan Minggu Kasih yang diadakan dengan penuh khidmat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona.T.P.P.Siregar, S.H.,S.I.K yang turut dihadiri oleh Beberapa tokoh dan Waka Polres Tarakan, Kabag Ops Polres Tarakan, serta sejumlah Kasat di jajaran Polres Tarakan. Tidak ketinggalan, Kapolsek Tarakan Barat, Bhabinkamtibmas Kel. Karang Anyar Pantai, dan dua pendeta, Pdt. J Butar Butar dan Pdt. Amasa Siregar, juga turut hadir dalam kegiatan Minggu Kasih tersebut. Serta, kehadiran 40 orang jamaat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Tarakan mendengarkan dan memberikan solusi dari setiap permasalahan yang dikeluhkan oleh warga. beberapa permasalahan masyarakat disampaikan, termasuk tentang kegaduhan selama pelaksanaan ibadah, kesulitan dalam pembuatan SIM, kekhawatiran terkait keamanan gereja, hingga persoalan pelanggaran lalu lintas yang dialami oleh seorang warga.
Pak Matuara menyoroti kegaduhan yang sering terjadi saat pelaksanaan ibadah, khususnya saat malam Natal dan tahun baru, yang dapat mengganggu kondusifitas pelaksanaan ibadah. Beliau berharap agar kepolisian dapat melakukan pengamanan yang lebih baik guna menjamin kelancaran proses ibadah.
Pak Sahat menyampaikan kesulitan dalam proses pembuatan SIM, dan berharap pembuatan SIM kedepannya dapat dipermudah, mengingat banyaknya tuntutan pekerjaan, terutama para supir/driver, yang sangat membutuhkan SIM untuk bekerja.
Pdt. Amasa Siregar memberikan apresiasi terhadap kegiatan ibadah rutin yang dilakukan setiap hari Jumat dan Minggu, serta mengharapkan peningkatan pengamanan dari pihak kepolisian agar umat bisa melaksanakan ibadah dengan aman.
Pak Ardi Situmorang dan Ibu Pasaribu juga turut menyampaikan permasalahan masing-masing, termasuk pelanggaran lalu lintas yang dialami oleh Pak Ardi, dan persoalan batas lahan akibat proyek Pemda Kota Tarakan yang mengenai lahan milik Ibu Pasaribu.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Tarakan memberikan tanggapan dan solusi yang tepat. Terkait keamanan ibadah, Kapolres berjanji untuk meningkatkan pengamanan agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Tentang pembuatan SIM, “terdapat prosedur/persyaratan yang harus dilengkapi dan dalam penerbitan maupun proses pembuat sim tersebut juga memerlukan waktu sehingga diharapkan kepada pemohon dapat melengkapi persayaratan maupun mengikuti prosedur yang sesuai dengan aturan.”jelas kapolres tarakan.
Adanya permasalahan di beberapa gereja yang ada di indonesia dapat kita atasi dengan langkah awal yaitu menumbuhkan kewaspaadan/kepekaan yang dimulai dari diri sendiri dan salah satu cara pihak kepolisian dalam menyikapi rasa kekhawtiran para jemaat yang melaksanakan ibadah di gerja yaitu dengan cara memberikan himbauan-himbauan kantibmas baik yang dilakukan oleh para babinkantibmas maupun oleh personel kepolisian lainnya.
Terkait pelanggaran lalu lintas yang dialami oleh Pak Ardi, Kapolres menyatakan bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran yang dapat dikenai sanksi.
Untuk masalah batas lahan yang menjadi keluhan Ibu Pasaribu, Kapolres menyatakan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengecekan di lapangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menemukan solusi yang terbaik.
Minggu Kasih adalah program yang didorong oleh mabes polri, guna mempererat tali silahturahmi polri dengan masyarakat, menampung keluhan atau aspirasi masyarakat adapun kunci Minggu Kasih adalah membangun informasi dua arah dan bisa terbangun kolaborasi untuk menjaga kamtibmas yang kondusif.(HumasResTrk).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments